Ketika aku dipuja dan
selalu dijadikan nomer 1 untuknya, semua dia lakukan untuk ku, tak perduli apa
kata orang diluar sana yang penting dia bisa merasa senang bersama denganku. Setiap
saat saat aku selalu dipujanya, setiap waktu aku selalu berada disampingnya,
ketika dia menangis dan mencoba untuk berbagi kisahnya denganku, aku selalu ada
untuknya disampingnya mendengarkannya.
Sentuhan lembut
tangannya yang selalu kurindukan, aku adalah bagian dari hidupnya, kemana-mana
dia pergi selalu bersamaku dan ingin pergi bersama denganku.
setiap harinya pasti
kau hiasi hari-harimu dengan kata-kata sayang yang ka berikan kepadaku, kau
selalu memelukku dengan erat dan tak pernah kau coba untuk lepaskan, dan tak
jarang kau pun juga menciumku dengan penuh kasih sayang dan penuh kehangatan.
ketika musim hujan
datang, aku lah yang selalu menjadi tempat untuk menghangatkanmu, kau memelukku
dengan sangat erat sampai terkadang aku susah untuk bernafas.
kita lalui masa-masa
indah bersama-sama cukup lama, kau mencintaiku dan akupun mencintaimu walaupun
kini sekarang aku sudah hampir dilupakan atau di nomer duakan karna kau sudah
melihat yang lebih indah dan lebih bagus lagi daripada aku yang sekarng ini.
kini kau sudah sibuk
dengan duniamu sendiri dan dengan kehidupanmu yang baru beserta lingkunganmu
yang baru, kini kau sudah banyak berubah, kau sudah melupakanku, dan aku merasa
tak ada gunanya lagi.
kau datang kepadaku
ketika kau menginginkan dan ada butuhnya saja, setelah itu aku kembali lagi kau
lupakan. ku akui aku sudah bukan siapa-siapamu lagi dan tak bisa memaksakan
keinginan ku untuk selalu bisa bersama denganmu, karna ku tau kau sudah
mengacuhkan aku, kau sudah menemukan yang lebih bagus dan lebih baik lagi
daripada aku yang selama ini selalu menjadi bagian hidupmu. ingin rasanya
menangis dan berteriak sekencang-kencangnya, betapa tak adilnya dunia ini, tapi
kutak bisa berbuat apa-apa. aku selalu merindukan masa-masa itu bersamamu, aku
selalu cemburu saat kutahu aku sudah tak dianggap olehmu dan kau sedang
bersenang-senang dengan yang baru tanpa memikiranku sedikitpun.
Pernahkah kau merasakan
hal yang aku rasakan seperti ini ? aku berharap kau tak pernah merasakan semua
sakit yang selalu kurasakan karna sifatmu, karna aku tak ingin kau merasakan
sakitnya ini, tapi aku hany ingin kau berfikir.
Kini aku hanya bisa
terdiam dan memohon kepada tuhan agar Tuhan selalu memberikan perlindungnnya
kepada dia karna kau sudah tak menginginkanku untuk selalu bersama-sama lagi
seperti dulu. aku hanya bisa meratapi diriku sendiri yang tak bisa berbuat
apa-apa, karna aku hanyalah sebuah boneka kusam yang dulunya selalu di
agung-agungkan setiap saatnya, namun karna kau telah memiliki boneka yang lebih
bagus lagi daripadaku maka kau kini melupakanku dan tak memperdulikanku.
Beginilah aku, aku
hanyalah sebuah boneka yang dimiliki oleh seorang wanita, dia adalah seorang
anak kecil yang mempunyai hati begitu lembut.
Sebuah boneka akan
selalu menjadi sebuah boneka, itulah takdir menjadi sebuah boneka.