Conditional Sentences merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini memiliki beberapa bentuk yang mewakili beragam bentuk waktu, dengan kata lain, bentuk kalimat pengandaian ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan.Berikut adalah macam-macam atau type dari conditional sentence :
1. Conditional sentences type 1 : true in the present or future yang bertujuan untuk menyatakan suatu keinginan, harapan, ataupun rencana.
RUMUS : IF + S + Present Tense, S + Future Tense
Contoh :
If I have a lot of money, I will buy a new handphone
Faktanya:
I do not have enough money so i could not buy a new handphone
(saya tidak mempunyai cukup uang sehingga tidak bisa membeli handphone baru)
2. Conditional sentences type 2 : untrue in the present time yang bertujuan untuk menyatakan suatu keinginan, harapan ataupun rencana yang tak terpenuhi / angan-angan ( unreal) or when we imagine a situation.
RUMUS : If + S + Past Tense, S + Past Future
Contoh :
If I passed the exam, I would continue to university
Faktanya:
I do not pass the exam now.
(Saya tidak lulus ujian sekarang jadi saya tidak melanjutkan ke universitas).
3. Conditional sentences type 3 : untrue in the past time yang bertujuan untuk menyatakan penyesalan (regret) tentang suatu hal, atau persoalan yang terlanjur terjadi di masa lalu.
RUMUS : If + s + Past Perfect, S + Future Past Perfect
Contoh :
If Budi had studied hard, he would have passed the exam.
Faktanya :
Budi didn’t study hard, so he didn’t pass the exam
(Budi tidak belajar dengan keras, sehingga dia tidak lulus ujian)