Selasa, 22 November 2011

Kekuatan Dari Sebuah Keikhlasan

Setelah sekian lama mencoba mengerti dan mencari tahu arti dari segala sesuatu yang menimpa dan terjadi selama ini akhirnya Tuhan telah memberikan jawaban dan petunjuk-Nya walaupun hasilnya tidak seperti yang diharapkan, berlainan dari yang di idam-idamkannya selama ini. Dia hanya bisa tersenyum walaupun sebenarnya dihatinya sungguh terasa sakit akan mengetahui atau menerima kejadian-kejadian yang telah terjadi. Berkali-kali ia menerima cobaan yang begitu berat namun dia tetap tegar dan semangat untuk terus berjalan mekangkankan kakinya untuk mencari sesuatu yang selama ini di carinya, satu hal yang yang selalu dia berikan kepada orang lain adalah senyuman dan keikhlasannya dalam membantu ataupun menolong orang lain, dia tidak ingin jika ada seorangpun yang mengetahui apa yang sedang terjadi pada dirinya terlebih pada hatinya, dia selalu saja mencoba untuk tersenyum, justru dia menjadi salah seorang yang di butuhkan teman-teman disekitarnya untuk menjadi penyemangat dan penasehat mereka saat mereka membutuhkan sesorang untuk berbagi cerita. Dia selalu terus dan terus berusaha untuk mendapatkan yang selama ini di inginkan dan dibutuhkannya, walaupun terkadang ada dari salah seorang temannya yang berkata "apakah kamu tidak bosan dan tak ingin mencari yang lain saja ? sudahlah lupakan saja keinginanmu itu dan beralih yang lain" namun apa yang dia katakan? "tidak, aku tak akan pernah berhenti untuk berusaha mendapatkan itu" kata-kata itulah yang menjadi salah satu prinsip hidupnya, tak hanya itu pertanyaan yang dilontarkan kepada dia dari temannya, temannya pun pernah berkata "kenapa kau selalu saja tersenyum dan terus berusaha ? padahal yang kulihat selama ini kejadaian-kejadian yang menimpa kamu bisa dikatakan berat, apa yang membuatmu bisa bertahan seperti ini dengan keikhlasan yang tak mungkin semua orang miliki seperti dirimu?" dia hanya tersenyum mendengar pertanyaan yang dilontarkan dari temannya itu kepadanya, sesaat menjadi hening sang teman pun semakin heran dan teman ini bertanya untuk kedua kalinya dengan nada yang sedikit agak keras "kenapa kau selalu saja tersenyum dan terus berusaha ? padahal yang kulihat selama ini kejadaian-kejadian yang menimpa kamu bisa dikatakan berat, apa yang membuatmu bisa bertahan seperti ini dengan keikhlasan yang tak mungkin semua orang miliki seperti dirimu?" dan untuk kedua kalinnya ia pun tersenyum sambil berkata "aku bisa seperti ini sanggup melewati ini dan selalu ikhlas dalam kejadian yang menimpa diriku tak lain tak bukan karena Tuhanku. Dia berfirman dalam firmannya yang artinya "takkan kuberikan cobaan yang berat melebihi kemampuan hambaku" dan Diapun berfirman "tiap kesulitan yang kuberikan kepadamu maka juga akan kuberikan kemudahan" dan aku meyakini akan suatu hal bahwa Allah swt akan selalu memberikan yang terbaik kepada hamba-hambanya, semua yang terjadi dan kualami selama ini kepadaku berarti itu bukan yang terbaik untuk ku, dimana dikatakan apa yang menurutmu itu baik belum tentu baik di mata Tuhanmu, dan begitupun sebaliknya, apa yang menurutmu itu buruk bagimua bisa saja itu adalah yang terbaik dimata Tuhan." lalu si teman ini pun kembali bertanya "lalu apa yang dapat membuatmu selalu berfikir positif dalam setiap kejadian walaupun kejadian itu yang kau rasakan begitu berat?" kembali dia pun tersenyum mendengar pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya, dan dia pun menjawab "aku seperti itu mencoba selalu berfikir positif dalam setiap kejadian karena Tuhanku Allah Swt berfirman yang artinya "Aku tergantung prasangka hamba-hambaku" jadi apabila kita berfikir negatif atas apa yang telah menimpa kita maka tuhanpun akan memberikan itu kepada kita, dan begitupun sebaliknya apabila kita selalu berfikiran positif tentang segala sesuatunya maka Tuhanpun akan memberikan apa yang difikirkannya tersebut bahkan lebih baik lagi." begitulah jawaban yang dia berikan kepada temannya tersebut, lantaran temannya tersebut merasa sangat bangga dan salut kepada dirinya yang begitu tabah dan kuat. Dalam setiap langkah dan sujudnya dia selalu berdoa dan berharap, hanya kepada-Nya lah dia berharap akan sesuatu, dalam dirinya terdapat sebuah prinsip lagi yaitu " Hasil itu tidak penting yang terpenting adalah kita pernah berusaha unutk mendapatkan yang kita inginkan" yang terpentig dia sudah berusaha dan berdoa dan selanjutnya dia pasrahkan semuanya kepada sang Khalik. (bersambung....)